SuaraParlemen.id, Karawang – PT Jasa Marga mengimbau para pemudik yang menggunakan Tol Jakarta-Cikampek untuk menghindari keberangkatan pada jam-jam favorit guna mencegah kepadatan lalu lintas. Jam favorit yang paling banyak dipilih pengguna jalan untuk memulai perjalanan mudik adalah pagi hari mulai pukul 06.00 WIB hingga sore hari pukul 16.00 WIB.

“Kami mengimbau secara terus-menerus agar pemudik memilih waktu tempuh dengan menghindari waktu-waktu favorit tersebut,” ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, di Gerbang Tol Cikampek Utama, (16/3/2026).

Data Jasa Marga menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan. Sejak H-10 hingga H-7 Lebaran, sebanyak 168 ribu kendaraan telah melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, jumlah yang lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu.

Hingga Minggu siang (H-6 Lebaran) pukul 12.44 WIB, tercatat 23.610 kendaraan melintas dari arah Jakarta. Angka ini meningkat dibanding Sabtu (H-7) yang mencatatkan 20.665 kendaraan pada periode waktu yang sama. Ria menambahkan bahwa pada sif satu saja (04.30-12.30 WIB), volume kendaraan sudah mencapai 23 ribu atau 100 persen di atas normal.

Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas masih terpantau ramai lancar dan didominasi oleh minibus, bus, serta truk sumbu dua. Sementara itu, truk sumbu tiga mulai jarang melintas seiring diberlakukannya pembatasan operasional sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) pengaturan lalu lintas mudik Lebaran 2026 sejak pukul 12.00 WIB.

Di area Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah Palimanan maupun arah Jakarta, tidak terlihat adanya penumpukan kendaraan yang berarti. Volume kendaraan dari arah sebaliknya (Palimanan ke Jakarta) tercatat sebanyak 8.093 kendaraan, atau sekitar sepertiga dari volume kendaraan arah keluar Jakarta. (Amel)

Baca juga :  Presiden Prabowo Lantik Kepengurusan Dewan Energi Nasional 2026-2030 di Istana Negara