SuaraParlemen.id, Takengon – Menjelang genap satu tahun masa kepemimpinan pada 18 Februari mendatang, duet Haili Yoga dan Muchsin Hasan menggelar dialog refleksi bersama insan pers se-Kabupaten Aceh Tengah di Gedung Ummi Pendopo Bupati, Sabtu (14/02/2026). Kegiatan yang disiarkan langsung oleh RRI Takengon ini menjadi momentum evaluasi sekaligus silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah dengan jurnalis dari berbagai media.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Tengah menekankan bahwa peran media sangat krusial dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak anti-kritik, melainkan menjadikan masukan dari wartawan sebagai bahan perbaikan kinerja melalui program nyata.

“Peran media sangat penting. Jika ada kritikan, kami jawab dengan program,” tegas Haili Yoga di hadapan awak media yang hadir.
Ia juga menambahkan bahwa kritik adalah bagian dari pendewasaan demokrasi yang tidak perlu dihindari oleh seorang kepala daerah. Menurutnya, kritik harus dipandang sebagai elemen pembangun, bukan sebagai musuh.
“Setiap hari bupati dikritik. Kalau tidak mau dikritik, jangan jadi bupati. Saya tidak pernah membalas kritik dengan emosi, saya balas dengan program,” tuturnya.
Acara yang turut dihadiri oleh seluruh kepala SKPK, camat, dan kepala bagian di lingkungan Pemkab Aceh Tengah ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif. Para jurnalis menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari permasalahan di lapangan hingga evaluasi capaian pemerintah selama setahun terakhir.

Bupati menyebutkan bahwa pemaparan lengkap mengenai capaian dan tantangan pemerintah selama setahun terakhir akan disampaikan secara resmi tepat pada tanggal 18 Februari nanti. “Hari ini baru daftar isi. Di sana (tanggal 18) akan kami sampaikan secara lengkap apa saja yang telah kami lakukan,” pungkasnya. (Kjp)

