SuaraParlemen.id, Muaro Jambi – Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Jambi menggelar penggeledahan blok hunian dan tes urine bagi warga binaan serta pegawai, Minggu (2026). Langkah ini dilakukan sebagai deteksi dini guna menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtib) sepekan setelah lonjakan kunjungan hari raya Lebaran.
Kepala LPP Jambi, Meita Eriza, menjelaskan bahwa peningkatan interaksi dan mobilitas di dalam lapas selama momentum Idul Fitri menuntut kewaspadaan ekstra. Razia ini melibatkan seluruh pejabat struktural, staf administrasi, hingga petugas keamanan untuk memastikan lingkungan lapas bebas dari penyalahgunaan narkotika maupun barang terlarang.
“Pasca Idul Fitri, intensitas interaksi di dalam lapas cenderung meningkat. Razia dan tes urine ini adalah langkah preventif kami untuk menjamin tidak ada barang berbahaya di lingkungan ini,” ujar Meita Eriza di Muaro Jambi, (30/3).
Dalam penggeledahan terhadap 233 warga binaan, petugas memeriksa secara detail pakaian, tempat tidur, hingga area sekitar kamar. Meski tidak ditemukan narkotika, telepon genggam, atau senjata tajam, petugas menyita sejumlah benda yang dilarang berada di dalam sel, seperti cermin kaca, botol kaca, dan jarum peniti.
Selain penggeledahan fisik, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap lima pegawai dan lima warga binaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel dinyatakan negatif dari zat terlarang.
Meita menegaskan bahwa kegiatan ini adalah komitmen lembaga dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan kondusif. “Barang-barang yang tidak sesuai ketentuan telah didata untuk dimusnahkan. Kami juga terus mengimbau warga binaan agar mematuhi peraturan demi kelancaran proses pembinaan mereka,” pungkasnya. (Amel)

