SuaraParlemen.id, Jakarta – Polda Metro Jaya membeberkan perkembangan signifikan dalam penyelidikan kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Berdasarkan analisis mendalam terhadap rekaman 86 titik CCTV, polisi mengidentifikasi adanya empat orang terduga pelaku yang beraksi menggunakan dua sepeda motor.

Keterangan resmi ini disampaikan langsung oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, didampingi Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung, di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Polri juga memberikan klarifikasi terkait foto wajah terduga pelaku yang tengah viral di media sosial. Brigjen Pol Dekananto menegaskan bahwa foto yang beredar luas tersebut adalah hasil rekayasa kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan bukan merupakan data resmi milik kepolisian.

“Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada informasi yang tidak tervalidasi. Foto yang viral tersebut dipastikan hasil rekayasa AI,” tegasnya, (17/3).

Sebagai bentuk komitmen penuh dalam menuntaskan kasus ini, Polri telah resmi membentuk tim gabungan khusus. Tim ini bertugas mempercepat proses pengejaran terhadap para terduga pelaku yang telah teridentifikasi melalui pemetaan CCTV di lapangan.

“Kami berkomitmen mengusut tuntas kasus ini hingga ke akarnya. Pembentukan tim gabungan ini adalah langkah nyata Polri untuk menjamin keadilan bagi korban,” pungkas Dekananto. (Amel)

Baca juga :  Gagal Damai di Pakistan, Trump Umumkan Blokade Total Selat Hormuz