SuaraParlemen.id, Takengon – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Aceh Tengah menggelar Sosialisasi Pendidikan dan Etika Politik Masyarakat Tahun 2026. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman demokrasi ini berlangsung interaktif di Op Room Setdakab Aceh Tengah, Kamis (11/6/2026).

​Acara resmi dibuka oleh Bupati Aceh Tengah yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Tengah. Hadir sebagai peserta aktif di antaranya unsur partai politik, organisasi kemasyarakatan (ormas), serta berbagai elemen masyarakat setempat.

​Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten I, ditegaskan bahwa pendidikan politik memegang peranan krusial untuk melahirkan masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

​”Etika politik harus menjadi landasan utama dalam setiap proses demokrasi. Hal ini sangat penting guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, adil, dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

​Menariknya, sosialisasi kali ini mengupas tuntas dinamika politik lewat kacamata religi. Menghadirkan narasumber Dr. Tgk. Irwansyah Al-Waqy, M.Pd, materi yang diangkat berfokus pada ‘Sosial Politik dalam Perspektif Islam’.

​Dalam pemaparannya, Dr. Tgk. Irwansyah menjelaskan bahwa Islam telah memberikan teladan kepemimpinan yang ideal. Prinsip-prinsip tersebut wajib bersandar pada nilai keadilan, sifat amanah, musyawarah, serta tanggung jawab sosial yang tinggi.

​Beliau juga mengulas rekam jejak sejarah kekhalifahan, termasuk kisah-kisah musyawarah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat saat mengambil keputusan krusial bagi umat. Menurutnya, tradisi urun rembuk tersebut merupakan fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang baik (good governance) dan tetap sangat relevan diterapkan dalam sistem politik modern saat ini.

​Lebih lanjut, ia mengingatkan para peserta bahwa indikator keberhasilan seorang pemimpin tidak boleh hanya diukur dari kemampuan administratifnya semata. Integritas moral yang kuat, kepekaan dalam mendengar aspirasi rakyat, serta komitmen nyata untuk kemaslahatan bersama adalah poin yang jauh lebih esensial.

Baca juga :  Simbol Persaudaraan: Jemaah Haji Aceh Serahkan Peci Khas kepada Syeikh Balthu dan Nazir Wakaf Habib Bugak di Mekah

​Melalui agenda tahunan ini, Kesbangpol Aceh Tengah berharap masyarakat tidak lagi pasif, melainkan mampu berpartisipasi aktif sebagai pemilih yang cerdas, rasional, dan bertanggung jawab. Keterlibatan publik dinilai menjadi kunci utama untuk merawat ekosistem politik yang sehat, beretika, dan berpihak pada kemakmuran rakyat.

​Antusiasme peserta terlihat begitu tinggi sepanjang acara, ditandai dengan hidupnya sesi diskusi dan tanya jawab yang mengupas tuntas isu kepemimpinan aktual serta implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan bernegara. (QMUDA)