SuaraParlemen.id, Jambi – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, mempertegas komitmen pemerintah dalam memperkuat intervensi sosial bagi masyarakat prasejahtera. Bersama BAZNAS Kota Jambi, Wali Kota menyalurkan santunan langsung kepada anak yatim dan kurang mampu di Rumah Singgah Gerakan Muda Relawan Bina Demokrasi (REBIDSI), Kelurahan Simpang III Sipin, Jumat (03/04/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar bantuan rutin, melainkan upaya strategis Pemerintah Kota Jambi untuk menjamin keberlanjutan pendidikan dan pembinaan karakter anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Wali Kota Maulana menekankan bahwa perhatian pemerintah mencakup bantuan materiil dan pembinaan mental. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus belajar.

“Kami hadir untuk memberikan perhatian nyata kepada anak-anak kita, khususnya di rumah singgah ini. Fokus kita adalah memastikan mereka tidak putus sekolah dan mendapatkan pembinaan pendidikan, baik umum maupun agama,” ujar Maulana di lokasi kegiatan.

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Jambi, Fakhrudin, menjelaskan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari program unggulan “Jambi Kota Peduli”. Sebanyak 34 paket santunan senilai total Rp10.200.000 diserahkan kepada penerima manfaat yang telah melalui proses verifikasi ketat.

“Dana ini berasal dari infak masyarakat Kota Jambi yang kami kelola secara transparan. Menjelang tahun ajaran baru di bulan Juli nanti, kami juga sedang menyiapkan bantuan perlengkapan sekolah dan pelunasan tunggakan biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu,” jelas Fakhrudin.

Pengelola Rumah Singgah REBIDSI, Hermiati, menyambut baik sinergi ini. Saat ini, rumah singgah tersebut membina 22 anak, termasuk penghafal Al-Qur’an dan mualaf. Program yang dijalankan selaras dengan visi daerah dalam pemberantasan buta aksara Al-Qur’an dan wajib belajar 12 tahun.

Baca juga :  Sidak Beras di Jambi: Wali Kota Pastikan Stok Cukup dan Mutu Terjaga

Ke depan, organisasi yang berdiri sejak 2015 ini berencana mengembangkan pusat kegiatan terpadu. Selain rumah singgah, fasilitas tersebut akan difungsikan untuk pusat produksi UMKM serta tempat pembinaan sosial bagi anak terlantar dan korban KDRT.

Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan relawan, Pemkot Jambi optimis kualitas hidup dan akses pendidikan generasi muda prasejahtera akan terus meningkat secara berkelanjutan. (Amel)