SuaraParlemen.id, Tangsel – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Mustopa, mendesak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk memperkuat pembinaan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini dinilai mendesak guna menjaga integritas dan profesionalisme pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

Desakan tersebut disampaikan Mustopa dalam rapat koordinasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Komisi I DPRD Tangsel, Senin (6/4/2026). Ia menekankan bahwa kualitas birokrasi sangat bergantung pada efektifnya pengawasan dan pembinaan internal.

“Kami tidak ingin perilaku oknum merusak kepercayaan publik. BKPSDM harus hadir melalui skema pembinaan yang terukur agar ASN benar-benar memahami tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat,” tegas Mustopa dalam keterangannya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyoroti beberapa insiden indisipliner yang sempat mencuat, termasuk dugaan penganiayaan oleh oknum pejabat Dispora terhadap bawahannya. Selain itu, Mustopa menyayangkan adanya fenomena ASN yang kedapatan bersantai di warung saat jam kerja pasca-libur Lebaran.

Ia menilai, minimnya intensitas pembinaan berisiko memicu tindakan indisipliner yang sistemik. Pembiaran terhadap pelanggaran kecil dianggap dapat mencederai citra pemerintah di mata masyarakat secara luas.

“Kualitas pelayanan publik yang profesional hanya bisa lahir dari sistem pembinaan yang intensif. Integritas tidak muncul tiba-tiba; ia harus dibentuk melalui pengawasan konsisten dan tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran,” pungkasnya.

Baca juga :  RKI Aceh Tengah Gelar Kegiatan "Sehari Bersama Al-Qur’an" untuk Memupuk Cinta Al-Qur’an