SuaraParlemen.id, Jambi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi menegaskan komitmennya untuk mengawal penyelesaian pembangunan jalan khusus (hauling) batu bara di wilayah tersebut. Langkah strategis ini diambil guna menjaga iklim investasi tetap kondusif sekaligus mengatasi persoalan kemacetan kronis yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat.

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz Fattah, menyampaikan komitmen tersebut usai menerima audiensi dan surat resmi dari Keluarga Besar Pemuda Pancasila. Hafiz menegaskan bahwa pembangunan jalan khusus merupakan solusi jangka panjang yang tidak bisa lagi ditunda karena dampaknya langsung menyentuh kenyamanan warga.

Proyek strategis ini awalnya ditargetkan rampung pada tahun 2024. Namun, hingga memasuki awal 2026, pembangunan masih mengalami hambatan. Beberapa kendala utama di lapangan meliputi adanya penolakan dari pihak tertentu, persoalan ganti rugi lahan, hingga proses perizinan pemakaian kawasan hutan produksi.

“Untuk memastikan progres berjalan sesuai rencana, DPRD berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) percepatan jalan batu bara,” tegas Hafiz, (28/2/2026). Pansus ini nantinya akan menjalankan fungsi pengawasan ketat terhadap jalannya proyek agar tidak kembali meleset dari target.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi terakhir di Rumah Dinas Gubernur, proyek jalan khusus ini diharapkan dapat sepenuhnya diselesaikan pada Agustus atau September 2026 mendatang. DPRD berharap dengan adanya Pansus, segala hambatan teknis maupun administratif dapat segera terurai demi kepentingan pembangunan daerah. (Amel)

Baca juga :  Senator Sum Indra Sambangi Kejati Jambi, Bahas Pengelolaan Dana Desa hingga Perlindungan Guru