SuaraParlemen.id, Jambi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi resmi merencanakan revitalisasi besar-besaran terhadap Pasar Tradisional Talang Banjar. Langkah strategis ini diambil guna menata kembali kawasan perdagangan agar lebih tertib, nyaman, serta mampu menghidupkan kembali minat belanja masyarakat.
Rencana tersebut dikonfirmasi langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi, Kamis (12/3/2026). Ia menilai kondisi pasar saat ini belum tertata optimal sehingga membutuhkan pembenahan menyeluruh.
“Kami sudah menyampaikan proposal revitalisasi kepada Kementerian Perdagangan RI dan sudah ditinjau. Insya Allah, pasar ini akan segera direvitalisasi agar fasilitasnya jauh lebih baik,” ujar Maulana, Selasa (10/3/2026).
Selama proses pembangunan berlangsung, kawasan pasar akan dikosongkan sementara. Pemkot Jambi memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan menyiapkan lokasi relokasi sementara yang tidak jauh dari pasar asal. “Kami akan menyewa tempat sementara agar pedagang tetap bisa berjualan sambil menunggu pembangunan selesai,” jelasnya.
Revitalisasi ini juga menjadi jawaban atas keluhan para pedagang terkait sepinya pembeli akibat maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di luar area pasar. Nur Siregar, salah satu pedagang kios dalam pasar, berharap pemerintah bisa bertindak tegas dalam menertibkan PKL di sepanjang Jalan Orang Kayo Pingai.
“Kami di dalam jadi sepi karena pembeli lebih memilih belanja di pinggir jalan. Kami berharap penertiban tidak hanya dilakukan sesaat,” keluh Nur.
Menanggapi hal itu, Maulana menegaskan bahwa penataan tidak hanya menyasar bangunan fisik pasar, tetapi juga kawasan sekitarnya. Rencananya, kawasan Jalan Pasar Talang Banjar akan dilengkapi dengan jalur pedestrian yang representatif.
“Ke depan, kawasan ini tidak hanya menjadi pusat dagang, tapi juga kawasan wisata kota yang nyaman. Selain itu, kami juga tengah mengusulkan revitalisasi Pasar Induk Talang Gulo ke pusat agar fasilitas pasar tradisional di Jambi semakin merata kualitasnya,” pungkas Maulana. (Amel)

