SuaraParlemen.id, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mencecar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait kepastian sumber anggaran tanggap bencana di Sumatera. Momen ketegangan ini terjadi dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Dasco menyoroti usulan dana tanggap darurat Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp74 triliun untuk empat tahun ke depan, di mana Rp4,3 triliun dialokasikan untuk tahun 2026. Namun, sebagian usulan tersebut belum disetujui oleh Bappenas, sementara anggaran yang tersedia di BNPB hanya sebesar Rp4,3 triliun—jauh di bawah kebutuhan total Kementerian PU.
“Kasihan nanti, saya takut birokrasinya berbelit-belit. Saya monitor di lapangan Kementerian PU tetap terus membangun, tapi saya enggak tahu uangnya dari mana. Nanti kontraktornya kan kasihan,” ujar Dasco dengan nada bicara yang sempat meninggi.
Saling Lempar Antar Instansi
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengakui bahwa pihaknya merasa kesulitan jika hanya mengandalkan anggaran internal. Ia mengungkapkan bahwa Bappenas menyarankan agar dana diambil dari BNPB, namun hal tersebut masih menjadi perdebatan karena status anggarannya yang seolah “dicoret”.
“Kami berharap ada anggaran khusus sebesar Rp4,3 triliun ini karena pekerjaan di lapangan tidak bisa menunggu,” ungkap Dody.
Di sisi lain, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dana sebenarnya tersedia, namun kendala persetujuan berada di pihak Bappenas, bukan Kementerian Keuangan. “Uangnya ada, Pak. Tinggal diputuskan seperti apa alokasinya,” sahut Purbaya saat dicecar mengenai siapa yang akan membayar kontraktor di lapangan.
Solusi “Bisik-Bisik” di Meja Rapat
Melihat kebuntuan tersebut, Dasco meminta Menkeu, Menteri PU, dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi untuk segera berunding di tempat. “Ya, putusinnya kapan? Mensesneg, berunding dulu bertiga itu, bisik-bisik sebentar,” tegas Dasco.
Hasil perundingan kilat tersebut membuahkan hasil. Mensesneg Prasetyo Hadi menjamin akan mengambil alih tanggung jawab terkait kendala koordinasi di Bappenas.
Keputusan akhirnya diambil: dana tanggap darurat yang tengah berjalan akan diambil dari pos anggaran lain. Sebagai simbol kesepakatan, Dasco meminta ketiga menteri tersebut bersalaman di hadapan forum. “Oke, berarti putus ya? Salaman dulu dong,” pungkas Dasco, menutup perdebatan anggaran tersebut. (Amel)

