SuaraParlemen.id, Tebo – Anggota DPRD Provinsi Jambi, Mustaharuddin, ME, menggelar kegiatan reses untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di dua titik wilayah Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Selasa (19/5/2026). Kegiatan yang berlangsung hangat sejak sore hingga malam hari ini dimanfaatkan warga untuk mengadukan berbagai persoalan mendasar, mulai dari fasilitas penerangan jalan hingga pembenahan infrastruktur desa.

Kunjungan perdana Ketua DPW PKS Provinsi Jambi tersebut dimulai di Dusun Tanjung Sari, Kelurahan Bengkal pada sore hari. Dalam dialog tatap muka yang berlangsung sederhana namun penuh antusias, masyarakat mengeluhkan minimnya fasilitas penerangan di wilayah mereka yang memicu kerawanan saat malam hari.

“Kalau malam, masih banyak titik jalan yang gelap gulita. Kami sangat berharap adanya perhatian dan penambahan lampu jalan demi meningkatkan keamanan serta kenyamanan aktivitas warga, khususnya anak-anak dan para pengguna jalan,” ujar salah seorang warga di sela-sela dialog.

Memasuki malam hari, Mustaharuddin melanjutkan agenda resesnya ke titik lokasi kedua di Desa Betung Bedarah Timur. Di wilayah ini, fokus pembahasan bergeser pada persoalan krusial di sektor agraria dan aksesibilitas. Perwakilan masyarakat setempat secara bergantian menyuarakan mendesaknya perbaikan kondisi jalan serta kebutuhan pembangunan tanggul pengontrol air (DAM) untuk menyokong sektor pertanian warga.

Menanggapi rentetan keluhan tersebut, Mustaharuddin menegaskan bahwa kehadiran dirinya di lapangan bukan sekadar pemenuhan agenda formalitas kedewanan, melainkan ruang konkret untuk mendengar suara riil rakyat.

“Turun langsung ke tengah masyarakat seperti ini membuat kita paham betul apa kebutuhan dasar yang benar-benar dirasakan warga. Seluruh aspirasi ini bukan sekadar dicatat, melainkan akan kami kawal dan jadikan bahan perjuangan prioritas di tingkat provinsi,” tegas legislator Jambi tersebut.

Baca juga :  DPRD Kota Jambi Peringatkan Agar Sekolah Tidak Menggelar Acara Perpisahan Secara Berlebihan

Ia menambahkan, cetak biru pembangunan daerah yang ideal harus diinisiasi berdasarkan kebutuhan nyata yang dihimpun dari akar rumput, bukan semata-mata bersandar pada laporan formal di atas meja kerja.

“Kami ingin memastikan setiap anggaran pembangunan nantinya benar-benar menyentuh aspek kebutuhan esensial masyarakat. Infrastruktur jalan yang layak, penerangan yang memadai, hingga fasilitas penunjang pertanian adalah pilar penting dalam mendongkrak kualitas hidup serta kesejahteraan warga,” tambahnya menutup dialog.

Acara reses yang berjalan penuh keakraban tersebut berakhir menjelang tengah malam. Warga Tebo Ilir yang hadir menaruh harapan besar agar aspirasi yang telah disampaikan dapat segera diakomodasi dan direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi Jambi demi kemajuan daerah mereka.