SuaraParlemen.id, Wolaang – Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Wanda Steely Manopo. Meski menjadi satu-satunya bakal calon perempuan dalam bursa pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Desa Wolaang, hal tersebut tidak menyurutkan langkahnya untuk mengabdi bagi tanah kelahirannya.

Wanda, yang lahir di Wolaang pada 17 Juli 1975, memiliki rekam jejak yang kental dengan dunia pelayanan dan organisasi. Ia mengisahkan perjalanan pengabdiannya yang dimulai sejak muda, saat dipercaya mengemban tugas sebagai Sekretaris Pemuda Gereja-gereja Aliran Pantekosta di Desa Wolaang, (30/3).

Tak hanya di lingkungan gereja, Wanda juga dikenal aktif dalam kegiatan kepemudaan desa sejak era 90-an. Kecintaannya pada negara pun dipupuk melalui berbagai kegiatan pemantapan wawasan kebangsaan, termasuk pendalaman Pancasila dan UUD 1945.

Integritasnya diuji melalui berbagai tanggung jawab strategis yang diembannya hingga saat ini, antara lain:

  • Bendahara BKSAUA Desa Wolaang.
  • Panitia Pengadaan Lahan Pekuburan Desa Wolaang.
  • Pengurus (Pimpinan) PKK Desa Wolaang.

Dorongan untuk mencalonkan diri sebagai Hukum Tua diakui Wanda lahir dari panggilan hati. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun Desa Wolaang di atas fondasi keadilan dan integritas yang kuat.

“Niat baik ini bermuara pada satu tujuan, yaitu kemajuan dan kemandirian desa. Namun, pada akhirnya masyarakat Desa Wolaang-lah yang akan menentukan pilihan terbaik mereka,” tutur Wanda dengan optimis. (Amel)

Baca juga :  Jaga Kelestarian Wisata Rivera Park, Polisi Bakar Alat Tambang Emas Ilegal di Tebo