SuaraParlemen.id, Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris, mengonfirmasi bahwa Bank Jambi kini mulai melakukan uji coba sistem layanan digital secara bertahap. Langkah ini diambil menyusul insiden gangguan siber yang sempat melumpuhkan operasional bank pembangunan daerah tersebut sejak akhir Februari lalu.

Saat ini, fokus utama pemulihan diarahkan pada aktivasi kembali mesin ATM dan aplikasi Mobile Banking (M-Banking).

“Sedang uji coba ATM dan M-Banking, mudah-mudahan dua hari ke depan sudah bisa. Kita sudah jalankan apa yang diminta Bank Indonesia,” ujar Al Haris di Jambi, Sabtu (14/03/2026).

Al Haris menjelaskan bahwa manajemen Bank Jambi terus berupaya melakukan pembenahan infrastruktur digital. Keterlambatan pembukaan akses selama ini dilakukan semata-mata untuk menjamin keamanan transaksi nasabah agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

Dalam proses pemulihan menyeluruh ini, Bank Jambi juga telah bekerja sama dengan penyedia layanan digital ahli untuk memastikan sistem memenuhi standar keamanan ketat yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI).

“Kita sudah melihat pola-pola uji cobanya. Semoga tidak ada kendala teknis sehingga dua hari ke depan (14-15 Maret) layanan bisa digunakan secara normal kembali,” tambahnya.

Pulihnya layanan digital ini sangat dinantikan untuk mengurai antrean panjang di kantor-kantor cabang Bank Jambi. Terlebih, saat ini memasuki periode krusial menjelang pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji pegawai.

Dengan berfungsinya kembali ATM dan M-Banking, nasabah diharapkan dapat bertransaksi secara mandiri tanpa harus datang ke kantor bank, sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien. (Amel)

Baca juga :  Penambangan Emas Ilegal Ancam Kelestarian Taman Wisata Rivera Park Tebo