SuaraParlemen.id, Jakarta – Aparat kepolisian memperketat pengamanan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjelang perhelatan internasional FIFA Series 2026. Sebanyak 1.300 personel gabungan disiagakan untuk mengawal dua laga krusial yang berlangsung pada Jumat (27/3/2026).

Pengamanan skala besar ini mencakup pertandingan antara Timnas Solomon melawan Bulgaria pada sore hari, serta duel yang paling dinanti antara Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis pada malam harinya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung, menegaskan bahwa ribuan personel tersebut berasal dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Petugas disebar di titik-titik strategis, mulai dari akses pintu masuk hingga area tribun penonton.

“Kami berkomitmen menjaga keamanan para suporter di GBK. Kami mengimbau semua pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban di lokasi pertandingan,” ujar Kombes Pol Reynold, (28/3).

Dalam operasi pengamanan ini, pihak kepolisian menerapkan aturan ketat guna sterilisasi area. Suporter dilarang keras membawa benda-benda berbahaya seperti senjata tajam, minuman beralkohol, petasan, kembang api, hingga flare ke dalam kawasan stadion.

Meski pengamanan diperketat, Reynold memastikan jajarannya tetap mengedepankan pendekatan humanis. Ia juga menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas dilarang membawa senjata api ke dalam area stadion.

“Pelayanan kepada penonton akan dilakukan secara humanis agar atmosfer sepak bola tetap kondusif,” tambahnya.

Terkait mobilitas di kawasan Senayan, kepolisian telah menyiapkan skema pengaturan arus lalu lintas secara situasional. Masyarakat diimbau untuk menggunakan rute alternatif guna menghindari potensi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan GBK selama agenda berlangsung.

Sebagaimana diketahui, laga pertama (Solomon vs Bulgaria) dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB, sementara laga Timnas Indonesia akan dimulai pukul 20.00 WIB. (Amel)

Baca juga :  Ringankan Beban Masyarakat Jelang Lebaran, Polda Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah