SuaraParlemen.id, Aceh Tenggara – Anggota DPRK Aceh Tenggara, Abi Hasan, S.H., menunjukkan komitmen nyata dalam memperjuangkan nasib warga. Aspirasi masyarakat yang diserap melalui kegiatan reses tahun 2025 kini resmi masuk dalam program prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, dengan fokus utama pada normalisasi Kali Bulan.
Langkah ini diambil menyusul kerusakan parah pada aliran sungai tersebut akibat terjangan banjir yang terjadi sepanjang tahun 2024 dan 2025. Kondisi infrastruktur yang rusak selama ini menjadi momok bagi para petani di sepanjang aliran sungai karena mengancam lahan pertanian mereka.
Abi Hasan menegaskan bahwa normalisasi sungai bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan upaya mendesak untuk menjaga keamanan produktivitas sektor pertanian.
“Kerusakan Kali Bulan sangat berdampak pada lahan pertanian masyarakat. Ini harus segera ditangani agar petani merasa aman dan produktivitas tetap terjaga,” ujar Abi Hasan memberikan keterangan, (10/4/2026).
Penanganan Kali Bulan juga dipandang strategis dalam memperkuat swasembada pangan di Aceh Tenggara. Menurut politisi ini, infrastruktur pertanian yang memadai adalah kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta hasil produksi daerah.
Program ini merupakan tindak lanjut langsung dari suara masyarakat yang disampaikan saat reses. Abi Hasan berkomitmen untuk terus memantau proses ini hingga benar-benar terealisasi di lapangan.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat. Aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti di forum reses saja, tetapi harus kita perjuangkan hingga menjadi program nyata yang bermanfaat luas,” tegasnya.
Dengan masuknya proyek ini ke APBD 2026, diharapkan persoalan banjir yang menghantui warga dapat segera teratasi, sekaligus menjadi motor penggerak ketahanan pangan di Aceh Tenggara. (Kjp)

