SuaraParlemen.id, Aceh Tenggara – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan kepala sekolah di tingkat TK, SD, dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan setempat. Langkah strategis di bawah kepemimpinan Pj Bupati H. Muhammad Salim Fakhry ini bertujuan untuk melakukan penyegaran organisasi sekaligus meningkatkan kualitas manajemen pendidikan di daerah tersebut.

Menanggapi kebijakan tersebut, Wakil Ketua Komisi D DPRK Aceh Tenggara, Abi Hasan, menyampaikan bahwa rotasi ini harus dimaknai sebagai amanah besar untuk membangun kualitas generasi masa depan. Ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik mampu membawa perubahan positif dan mendorong peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh.

“Kami di Komisi D siap bersinergi dan mengawal kebijakan pendidikan agar benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas anak-anak Aceh Tenggara,” tegas Abi Hasan dalam pernyataannya, (14/2).

Lebih lanjut, Abi Hasan menekankan enam poin krusial yang harus menjadi prioritas para kepala sekolah baru:

  • Peningkatan Mutu Pembelajaran: Memastikan proses belajar mengajar berjalan efektif, disiplin, dan berorientasi pada prestasi akademik maupun non-akademik.
  • Transparansi Dana BOS: Pengelolaan dana BOS dan anggaran sekolah wajib dilakukan secara transparan, profesional, dan melibatkan komite sekolah sesuai regulasi.
  • Pembinaan Karakter: Fokus pendidikan tidak hanya pada akademik, tetapi juga penguatan akhlak dan nilai-nilai keislaman sebagai identitas daerah.
  • Disiplin Guru: Kepala sekolah diharapkan menjadi pemimpin inspiratif dalam membina kinerja guru dan tenaga kependidikan.
  • Sinergi Publik: Memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat demi lingkungan belajar yang kondusif.
  • Fasilitas Sekolah: Aktif memantau dan melaporkan kondisi infrastruktur demi kenyamanan serta keselamatan siswa.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi D DPRK Aceh Tenggara berkomitmen untuk terus mendampingi kebijakan ini agar berjalan sesuai aturan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui rotasi ini, pemerintah daerah menargetkan terciptanya percepatan kualitas pendidikan guna melahirkan generasi cerdas yang berdaya saing di Kabupaten Aceh Tenggara. (Kjp)

Baca juga :  Efisiensi Anggaran Prabowo-Gibran, DPRD Jatim Harap Pembangunan Strategis Tak Terpengaruh