SuaraParlemen.id, Banda Aceh – Anggota DPR Aceh, Ihya Ulumuddin, mendesak Dinas Kesehatan Aceh untuk segera merampungkan pembangunan dan mengoperasikan rumah sakit regional di Kabupaten Aceh Barat. Langkah ini dinilai mendesak guna mengurai kepadatan pasien di RSUD Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh yang selama ini menjadi pusat rujukan tunggal di Serambi Mekkah, (09/5/2026).

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Ihya dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Kesehatan DPR Aceh bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan pimpinan rumah sakit di Banda Aceh, baru-baru ini.

“Kami sudah beberapa kali meninjau langsung ke Aceh Barat melalui kunjungan Pansus. Berdasarkan data di lapangan, seharusnya tidak butuh waktu lama lagi untuk operasional. Kami mendesak percepatan agar beban pasien di RSUDZA bisa segera terbagi ke regional,” ujar politisi PKS tersebut.

Ihya menekankan bahwa fokus percepatan tidak hanya tertuju pada wilayah Aceh Barat, tetapi juga rumah sakit regional lainnya di seluruh Aceh. Menurutnya, akses kesehatan adalah hak dasar warga yang harus diprioritaskan sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

Ia memberikan gambaran nyata kesulitan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) 10, seperti warga Kabupaten Simeulue. Selama ini, pasien dari kepulauan tersebut harus menempuh perjalanan laut yang jauh dan mengeluarkan biaya ekstra untuk penginapan selama menjalani pengobatan rujukan di Banda Aceh.

“Jika pelayanan kesehatan belum optimal, ini menjadi beban moral bagi kami sebagai wakil rakyat. Keberadaan RS regional yang representatif adalah kebutuhan mendesak bagi warga di daerah,” ungkapnya.

Selain masalah infrastruktur, Ihya juga menyoroti keterbatasan fasilitas di RSUDZA, RS Jiwa, serta RS Ibu dan Anak. Ia meminta pihak manajemen rumah sakit tetap menjaga kualitas pelayanan dasar dan memberikan penjelasan transparan terkait adanya laporan penolakan pasien rujukan, termasuk pasien kanker payudara, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (Kjp)

Baca juga :  Wakil Ketua DPRD Kuningan H. Dwi Basyuni Natsir Hadiri Rapat Pimpinan Bahas Agenda Jadwal Kegiatan Caturwulan II Tahun 2025