SuaraParlemen.id, Aceh Tenggara — Kabupaten Aceh Tenggara terus mematangkan persiapan sarana dan prasarana menjelang perhelatan akbar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Grasstrack dan Motocross IMI Aceh Putaran III Tahun 2026. Kompetisi balap motor bergengsi tingkat regional tersebut dijadwalkan bakal berlangsung pada 15–16 Agustus 2026 mendatang.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh Tenggara, Abi Hasan, S.H., menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi adu kecepatan di lintasan tanah. Lebih dari itu, event ini dirancang sebagai wadah pembinaan strategis bagi generasi muda guna menyalurkan bakat otomotif secara positif, sekaligus membentengi mereka dari bahaya laten penyalahgunaan narkoba.

Menurut Abi Hasan, pengelolaan olahraga otomotif yang profesional dan terstruktur mampu mentransformasi minat balap liar di jalanan menjadi prestasi yang membanggakan, baik di tingkat kabupaten maupun di kancah Provinsi Aceh yang lebih luas.

“Kejurprov ini merupakan sarana pembinaan nyata dan ajang pencarian bibit atlet otomotif berbakat. Kita ingin membekali generasi muda dengan kegiatan yang positif dan berprestasi, sekaligus menjauhkan mereka dari jeratan narkoba serta pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan,” ujar Abi Hasan saat ditemui di Kutacane.

Selain memberikan dampak signifikan pada pembinaan atlet, kejuaraan ini diproyeksikan menjadi katalisator kebangkitan ekonomi pasca-pandemi di Aceh Tenggara. Arus kedatangan para pembalap, mekanik, kru official, hingga ribuan penonton dari berbagai penjuru daerah dipastikan akan menggerakkan roda ekonomi lokal secara masif.

Pihak panitia memprediksi peningkatan aktivitas perdagangan akan menyentuh berbagai sektor esensial, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri kuliner, penginapan atau perhotelan, jasa transportasi, hingga perdagangan komoditas lokal.

“Event ini bukan hanya tentang raungan mesin balap, melainkan tentang menggerakkan ekonomi riil masyarakat daerah. UMKM akan tumbuh, perputaran uang di lapangan meningkat, dan manfaat ekonomi ini akan langsung dirasakan oleh warga sekitar,” tambah Abi Hasan.

Baca juga :  Baitul Mal Aceh Tengah Dinilai Berperan Strategis dalam Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Keramat Mupakat

Dukungan penuh juga mengalir dari tingkat pusat. Pembina IMI Aceh sekaligus Anggota DPR RI, Muslim Ayub, menyambut hangat terpilihnya Aceh Tenggara sebagai tuan rumah. Ia menilai momentum ini sangat tepat untuk memperkenalkan lanskap alam dan kekayaan destinasi wisata yang dimiliki Aceh Tenggara kepada masyarakat luas.

“Melalui Kejurprov ini, kita memiliki kesempatan emas untuk mempromosikan potensi pariwisata Aceh Tenggara, memperkuat fondasi pembinaan atlet otomotif daerah, serta memberikan multiplier effect yang nyata bagi perekonomian masyarakat,” ungkap Muslim Ayub.

Sebagai wujud komitmen dan sokongan konkret terhadap kemajuan olahraga otomotif serambi makkah, para pembalap yang berlaga dalam Kejurprov IMI Aceh Putaran III ini nantinya akan memperebutkan piala bergengsi dari Pembina IMI Aceh secara langsung.

Hingga saat ini, jajaran panitia pelaksana bersama IMI Aceh Tenggara terus menggeber persiapan teknis di lapangan. Fokus utama saat ini meliputi penataan ulang sirkuit agar memenuhi standar keselamatan, penyediaan fasilitas pendukung penonton, sterilisasi area paddock, pemantapan sistem keamanan, hingga koordinasi lintas sektoral dengan instansi terkait demi menjamin kelancaran acara.

Melalui semangat kolaborasi gotong royong dan dukungan penuh dari segenap elemen masyarakat, Kabupaten Aceh Tenggara optimis mampu menyajikan performa terbaik sebagai tuan rumah yang ramah, aman, dan sukses melahirkan jawara baru otomotif Aceh. (Kjp)