SuaraParlemen.id, Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) di Pejompongan, Jakarta Pusat, sangat layak untuk dijadikan lokasi rintisan Sekolah Rakyat. Pernyataan ini disampaikan usai dirinya meninjau langsung fasilitas di lokasi tersebut pada Jumat (27/3/2026).
Peninjauan ini merupakan langkah konkret tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai kolaborasi lintas kementerian untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
“Setelah melihat kondisi di Pejompongan, hasilnya sangat menggembirakan. Gedungnya sangat representatif dan fasilitasnya memadai untuk memulai program Sekolah Rakyat rintisan,” ujar Gus Ipul, (28/3).
Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul didampingi oleh Sekjen Kemensos Robben Rico, Sekjen Kementerian PU Wida Nurfaida, dan Kepala LAN Muhammad Taufiq. Mereka menyisir berbagai fasilitas mulai dari ruang kelas, asrama, kafetaria, hingga lapangan olahraga.
Gus Ipul menjelaskan bahwa program ini ditujukan bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Untuk mempercepat operasionalnya tahun ini, Kemensos akan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam proses verifikasi dan validasi bangunan.
“Kami mendorong Kementerian PU untuk segera melakukan validasi teknis agar kita bisa memastikan apakah gedung ini siap digunakan atau memerlukan alternatif lain. Namun secara umum, sarana asrama dan lingkungannya sudah sangat baik,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala LAN Muhammad Taufiq menekankan bahwa lokasi Pejompongan sangat strategis karena berada di kawasan pendidikan terpadu. Sementara itu, Sekjen Kementerian PU Wida Nurfaida menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh dari sisi penyediaan serta perbaikan sarana prasarana penunjang.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat kehadiran Sekolah Rakyat di ibu kota, sekaligus menjadi model percontohan bagi pengembangan fasilitas pendidikan serupa di wilayah lain. (Amel)

