SuaraParlemen.id, Purbalingga – Pemerintah Kabupaten Purbalingga memperkuat sektor ketahanan pangan dengan mengalokasikan anggaran pembangunan sebesar Rp5,08 miliar untuk Kecamatan Padamara pada tahun 2026. Fokus utama anggaran ini diarahkan pada pembangunan infrastruktur pertanian, khususnya jalan usaha tani dan jaringan irigasi.

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian menjadi kunci dalam mendukung produktivitas petani lokal. Hal tersebut ia paparkan saat kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Baitul Muttaqin, Kecamatan Padamara, Kamis (12/3).

“Tahun 2026 ini, sektor ketahanan pangan menjadi prioritas. Di wilayah Padamara, dukungan tersebut kami wujudkan melalui pembangunan jalan usaha tani di sejumlah desa agar akses distribusi hasil tani semakin mudah,” ujar Dimas.

Rincian Alokasi Infrastruktur

Beberapa titik pembangunan jalan usaha tani yang menjadi sasaran antara lain Desa Mipiran, Kalitinggar, Karanggambas, Karangjambe, dan Desa Padamara dengan total anggaran mencapai ratusan juta rupiah. Selain jalan, pemerintah juga merehabilitasi jaringan irigasi D.I Limpakdau senilai Rp770 juta dan Bendung D.I Barangwungkal sebesar Rp268,9 juta untuk menjamin ketersediaan air lahan pertanian.

Di luar sektor pertanian, anggaran juga menyasar perbaikan jalan kabupaten. Beberapa ruas utama seperti Jalan Kedungwuluh–Padamara mendapatkan alokasi pemeliharaan sebesar Rp1,85 miliar, disusul ruas Bojanegara–Babakan dan Karangklesem–Dawuhan.

Pembangunan Merata dan Berkeadilan

Dimas menegaskan bahwa Pemkab berkomitmen membangun seluruh wilayah tanpa menitikberatkan pada kepentingan politik tertentu. “Kami ingin merangkul seluruh masyarakat agar pembangunan bisa merata dan berkeadilan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Padamara, Tri Wibowo, melaporkan bahwa kondisi keamanan wilayah saat ini sangat kondusif. Ia juga memaparkan progres pembentukan Koperasi Desa Merah Putih yang kini tengah berlangsung di 10 titik dari 14 desa/kelurahan di Padamara. Tri menambahkan, masyarakat kini sudah mulai merasakan kenyamanan infrastruktur jalan, seperti pada ruas Karangkabur–Kalitinggar yang telah selesai diperbaiki. (Amel)

Baca juga :  Bareskrim Sita Aset Rp 4 Miliar Terkait Kasus Fraud Proyek Fiktif PT DSI