SuaraParlemen.id, Lombok Utara – Seorang perempuan warga negara asing (WNA) dilaporkan mengamuk saat warga sedang melaksanakan tadarusan pada malam pertama Ramadan di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Lombok Utara, NTB. Aksi bule tersebut viral di media sosial setelah ia nekat masuk ke dalam musala dan merusak fasilitas ibadah.
Kepala Dusun Gili Trawangan, Muhammad Husni, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut dipicu karena pelaku merasa terganggu dengan suara pengeras suara (speaker) saat warga mengaji.
Peristiwa bermula ketika warga tengah melantunkan ayat suci Al-Qur’an menggunakan pengeras suara pada Kamis (19/2). Tiba-tiba, perempuan asing tersebut datang berteriak di depan musala. Tak berhenti di situ, ia kemudian menerobos masuk ke dalam area ibadah untuk menghentikan aktivitas warga secara paksa.
“Akhirnya dia datang ke musala, kemudian langsung marah-marah dan ngerusak mikrofon segala macam,” tutur Husni, Sabtu (21/2).
Aksi provokatif tersebut menyulut keributan antara pelaku dan warga setempat. Adu mulut tidak terhindarkan hingga mengakibatkan jatuhnya korban fisik. Husni menyebutkan bahwa salah satu warga mengalami luka cakar akibat serangan pelaku saat mencoba membela diri.
“Bahkan salah satu tokoh di musala itu sampai jatuh dibuatnya,” tambah Husni menjelaskan situasi mencekam saat kejadian berlangsung.
Setelah melakukan perusakan dan terlibat keributan, WNA tersebut dilaporkan kembali ke vila tempatnya menginap yang berlokasi sekitar 50 meter dari musala. Hingga saat ini, pihak terkait terus memantau situasi guna memastikan ketertiban di kawasan wisata tersebut tetap terjaga selama bulan suci Ramadan. (Amel)

