SuaraParlemen.id, Tangerang – Himpunan Dai Muda Indonesia (HDMI) resmi melantik kepengurusan wilayah Aceh periode 2026-2030 di Aula Universitas Muhammadiyah Tangerang, Sabtu (31/1/2026). Prosesi pelantikan ini dilaksanakan bersamaan dengan perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HDMI 2026.

Berdasarkan Surat Keputusan PP HDMI Nomor: 009/D/SK-HDMI/PP/I/2026, struktur kepengurusan PW HDMI Aceh kini dinakhodai oleh Tuanku Muhammad sebagai Ketua, M. Rona Fajri sebagai Sekretaris, dan Nursaady Ibrahim sebagai Bendahara.

Ketua Umum PP HDMI, Dr. Derysmono, S.Pd.I., MA., dalam arahannya menekankan bahwa kehadiran HDMI di Aceh harus menjadi motor penggerak bagi lahirnya dai-dai muda yang mampu berkontribusi nyata bagi umat. Ia menyoroti pentingnya regenerasi dai untuk menjawab tantangan zaman yang semakin dinamis dan menjauh dari nilai-nilai keislaman.

“Saya percaya pengurus PW HDMI Aceh yang baru mampu menjadi garda terdepan untuk melahirkan para dai muda baru di Aceh,” ujar Ustad Derysmono optimis.

Menanggapi amanah tersebut, Ketua PW HDMI Aceh, Tuanku Muhammad, menyatakan kesiapannya untuk memimpin lembaga ini selama empat tahun ke depan. Ia berkomitmen untuk menjadikan HDMI sebagai wadah pencetak dai muda unggulan di Bumi Serambi Mekkah.

Senada dengan hal itu, Bendahara PW HDMI Aceh, Nursaady Ibrahim, mengakui bahwa tugas yang diemban merupakan misi mulia sekaligus tanggung jawab yang berat. Namun, ia yakin di bawah kepemimpinan Tuanku Muhammad, seluruh pengurus siap menjalankan amanah tersebut dengan maksimal.

“InsyaAllah, PW HDMI Aceh akan terus berikhtiar dengan satu misi besar yaitu: Mengokohkan Dakwah, Memajukan Peradaban,” pungkas Nursaady yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh muda Aceh. (Kjp)

Baca juga :  Cekcok di Laut Berujung Petaka: Nakhoda Dilempar ke Laut oleh Anak Buah Kapal