SuaraParlemen.co, Jakarta – Arus lalu lintas (lalin) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dialihkan akibat aksi demonstrasi yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), Senin (8/12). Informasi mengenai rekayasa lalu lintas tersebut disampaikan melalui akun X resmi @TMCPoldaMetro.

Dalam unggahan tersebut disebutkan:
“09.44 Imbas kegiatan penyampaian pendapat di sekitar Jl. Medan Merdeka Selatan Jakpus (Monas), lalu lintas dilakukan pengalihan arus sementara.”

Pengalihan arus yang diterapkan antara lain:

  • Arus dari Jalan Medan Merdeka Barat (Patung Kuda) menuju Jalan Medan Merdeka Selatan (Stasiun Gambir) dialihkan ke Jalan Kebon Sirih.
  • Sementara itu, arus kendaraan dari arah Patung Tani menuju Patung Kuda masih dapat melintas dengan dua lajur tanpa pengalihan.

Aksi demonstrasi Apdesi tersebut menuntut Presiden Prabowo Subianto untuk mencabut sejumlah aturan, terutama Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 81 Tahun 2025 terkait pencairan dana desa. Aturan itu dinilai menghambat penyaluran Dana Desa Tahap II serta mengalihkan sebagian besar anggaran desa ke program yang bukan menjadi kewenangan pemerintah desa.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menyampaikan bahwa sebanyak 2.155 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi.

“Hari ini kita melayani kegiatan penyampaian pendapat. Semua personel saya perintahkan bekerja secara humanis dan profesional, tidak membawa senjata api, serta mengedepankan pendekatan dialogis,” ujarnya.

Baca juga :  Abdul Ghoni: Jangan Korbankan Pedagang, Revitalisasi Harus Jadi Momentum Ekonomi Kerakyatan