SuaraParlemen.id, Aceh Tengah – Proyek pembangunan dan pengaspalan ruas jalan utama di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, akhirnya resmi rampung dikerjakan. Infrastruktur ini sempat mengalami penundaan menyusul bencana alam yang melanda kawasan tersebut pada akhir tahun 2025 lalu.

​Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah, Susilawati, menjelaskan bahwa proyek strategis ini sejatinya ditargetkan selesai pada Desember 2025. Namun, demi keselamatan dan kondisi lapangan yang tidak memungkinkan akibat bencana, pekerjaan terpaksa dihentikan sementara.

​”Alhamdulillah pekerjaan pengaspalan jalan ini telah selesai. Seharusnya proyek ini rampung pada Desember 2025, namun karena adanya bencana saat pekerjaan dimulai, pelaksanaannya harus dihentikan sementara dan dilanjutkan kembali melalui proses adendum pada Mei 2026,” ujar Susilawati, Selasa (26/5/2026).

​Menurut Susilawati, ruas jalan ini memiliki peran yang sangat krusial bagi mobilitas warga. Jalur ini menjadi akses utama yang menghubungkan Kampung Gelime, Bah, Serempah, Genting Bulen, serta sejumlah desa di sekitarnya.

​Selain mempermudah transportasi harian, infrastruktur baru tersebut diyakini akan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat setempat. Mengingat sebagian besar warga lintas desa menggantungkan mata pencaharian mereka pada sektor perkebunan di kawasan Bah dan Serempah, keberadaan akses jalan yang layak akan memangkas biaya distribusi pertanian secara signifikan.

​”Jalan ini bukan hanya menjadi akses utama bagi beberapa kampung, tetapi juga merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Banyak warga yang berkebun di kawasan Bah dan Serempah sehingga keberadaan jalan yang layak sangat membantu aktivitas mereka,” tuturnya.

​Mengingat pentingnya fungsi jalan tersebut, politisi perempuan ini turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memiliki rasa menjaga dan merawat infrastruktur yang telah selesai dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Baca juga :  Mustaharuddin Lanjutkan Reses: Inspirasi untuk Pelajar, Solusi untuk Warga

​Sebagai penutup, Susilawati menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, baik dinas terkait, pekerja lapangan, hingga masyarakat yang terus memberikan dukungan penuh hingga proyek ini selesai dikerjakan dengan baik. (Kjp)