SuaraParlemen.id, Jambi – Pemerintah Kota Jambi berkomitmen penuh dalam menyiapkan generasi unggul demi menyongsong Indonesia Emas 2045. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan memperkuat program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa pembangunan berbasis keluarga merupakan fondasi paling krusial dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif di masa depan. Berdasarkan data BPS tahun 2025, populasi Kota Jambi telah menembus 649.260 jiwa dengan tingkat kepadatan mencapai 3.781 jiwa per kilometer persegi.
”Di Kota Jambi jumlah mereka sangat besar, sehingga pembangunan keluarga menjadi fondasi utama dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Maulana saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (21/5/2026).
Maulana memaparkan, Program Bangga Kencana bukan lagi sekadar membatasi jumlah anak, melainkan bentuk investasi manusia jangka panjang yang komprehensif. Mulai dari perencanaan kehamilan yang sehat, pendampingan sejak dini, pencegahan stunting, hingga penguatan peran perempuan di sektor publik.
”Dampak strategis program ini sangat besar dalam mendukung lahirnya generasi sehat, menekan angka stunting dan kemiskinan, sekaligus memperkuat daya sang bangsa,” tambahnya.
Langkah akselerasi ini mendapat respons positif dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Zamhari, memuji efektivitas perencanaan jangka panjang Pemkot Jambi yang dinilai sangat sinkron dengan program strategis di tingkat pusat.
”Program pembangunan kependudukan Kota Jambi sudah berjalan sangat baik. Melalui peta jalan pembangunan kependudukan, Kota Jambi mampu merancang pembangunan jangka panjang yang terintegrasi dengan program nasional dan Asta Cita Presiden,” puji Zamhari. (Amel)

