SuaraParlemen.id, Jambi – Tepat satu tahun masa kepemimpinan pasangan Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha pada 20 Februari 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mencatatkan sederet capaian konkret. Melalui visi BAHAGIA (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera), fondasi pembangunan Kota Jambi kini berfokus pada perlindungan sosial, infrastruktur, dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Program Kartu Bahagia menjadi ikon utama dalam setahun terakhir. Pemkot Jambi berhasil menambah 49.212 kuota BPJS bagi warga berpenghasilan rendah, sehingga Kota Jambi sukses meraih status Universal Health Coverage (UHC) 100 persen.
“Satu tahun pertama ini adalah fase peletakan fondasi. Kami tidak hanya membangun fisik, tetapi juga memperkuat perlindungan sosial dan akses layanan kesehatan bagi seluruh warga,” ujar Wali Kota Maulana.
Intervensi sosial ini mencakup jaminan sosial bagi 3.000 pekerja rentan, 1.650 Ketua RT, serta ribuan petugas syara’ dan pegawai harian lepas. Di sektor pendidikan, 2.070 siswa telah menerima beasiswa, yang dibarengi dengan program bantuan bedah rumah serta pemasangan sambungan gas rumah tangga.
Penguatan Ekonomi dan UMKM
Untuk menekan angka pengangguran, Pemkot Jambi meluncurkan BALIKAT (Balai Latihan Kerja Tematik) yang telah melatih lebih dari 2.000 warga. Selain itu, program BANK HARKAT dengan dukungan anggaran Rp111,4 miliar disiapkan untuk memberikan kredit berbunga rendah bagi 881 UMKM di Kota Jambi.
Pembangunan Berbasis Komunitas
Melalui program Kampung Bahagia, masyarakat didorong menjadi aktor utama pembangunan. Pilot project di 67 RT telah merealisasikan ratusan kegiatan fisik dan non-fisik. Bagi generasi muda, Pemkot menghadirkan Ruang Milenial (RUMEL) di Terminal Rawasari dan Banjuran Budayo sebagai pusat ekspresi dan ekonomi kreatif.
Infrastruktur dan Tata Kelola
Di sektor fisik, Pemkot telah merekonstruksi 22 ruas jalan dan membangun 388 jalan lingkungan. Solusi banjir juga mulai dijalankan melalui pembebasan lahan kolam retensi seluas 9 hektare bekerja sama dengan Kementerian PUPR.
Kinerja pelayanan publik juga tercermin dari efektivitas Call Center Bahagia 112 yang menerima 6.152 panggilan dengan tingkat penyelesaian mencapai 97,15 persen. Atas berbagai inovasi tersebut, Pemkot Jambi sukses memborong 37 penghargaan, baik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional selama satu tahun terakhir.
Memasuki tahun 2026, Pemkot Jambi memasang target ambisius, di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 5,75 persen dan penurunan angka kemiskinan hingga 7 persen. Transformasi ini diharapkan terus berlanjut demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. (Amel)

