SuaraParlemen.id, Takengon – Tokoh nasional Anies Baswedan menyampaikan sejumlah pandangannya terkait pemberantasan korupsi, sistem penggajian, serta tata kelola pemerintahan usai menunaikan Salat Jumat di Masjid Agung Ruhama, Takengon, Aceh Tengah, Jumat (24/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Anies didampingi Wakil Ketua I DPRK Aceh Tengah, H. Hamdan, SH.
Di hadapan jamaah dan masyarakat, Anies mengawali penyampaiannya dengan mengapresiasi materi khutbah Jumat yang mengangkat persoalan korupsi di Indonesia. Menurutnya, tema yang disampaikan khatib sangat relevan dan menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga integritas.
Anies mengatakan praktik korupsi umumnya dipengaruhi oleh tiga faktor. Pertama, karena kebutuhan. Kedua, karena keserakahan. Ketiga, karena sistem yang membuka peluang terjadinya penyimpangan.
“Korupsi bisa terjadi karena kebutuhan, karena keserakahan, dan karena sistem,” ujar Anies.

Selain menyoroti persoalan korupsi, Anies juga menyinggung sistem penggajian di Indonesia yang menurutnya masih memerlukan pembenahan agar lebih adil dan mampu mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, Anies menjelaskan bahwa setelah kontestasi Pemilihan Presiden berakhir, dirinya kembali aktif berada di tengah masyarakat melalui sebuah gerakan bernama Gerak Bersama. Menurutnya, gerakan tersebut dibentuk sebagai ruang kolaborasi masyarakat dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa.
Anies juga berbagi pengalaman ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ia mengaku menemukan banyak kawasan permukiman yang belum tersentuh pembangunan.
“Sering kali persoalannya bukan karena tidak mampu dan bukan karena tidak ada anggaran, tetapi karena sistem dan aturan yang menghambat pelaksanaan pembangunan,” ungkapnya.

Kunjungan Anies ke Aceh Tengah juga dirangkai dengan agenda peresmian jembatan di Kemerleng. Setelah itu, ia menyempatkan diri singgah dan menyapa masyarakat di kawasan Tajuk Enang-Enang.
Kehadiran Anies Baswedan di Aceh Tengah mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati sejumlah lokasi kegiatan. Selain mengikuti agenda peresmian jembatan, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dan bersalaman dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (Kjp)


