SUARAPARLEMEN.ID, BENER MERIAH — Belasan siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anggota Komisi D DPRK Bener Meriah, Sandari Miko, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya langsung bergerak setelah menerima informasi terkait kondisi sejumlah siswa.
“Ya, benar. Saat kita mendapat kabar, kita langsung bergerak untuk memastikan kondisi anak-anak kita. Rata-rata mereka mengalami gatal-gatal. Alhamdulillah, dari 17 siswa, 12 di antaranya sudah bisa kembali ke rumah, sementara lima siswa lainnya masih dalam perawatan,” kata Sandari Miko kepada SuaraParlemen.id, Rabu (2/9/2026).
Sandari menyayangkan kejadian tersebut dan meminta pihak terkait melakukan evaluasi untuk memastikan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa dalam program MBG.
“Kami dari Komisi D sangat menyayangkan kejadian ini. Insyaallah, kita akan memberikan teguran kepada pihak-pihak terkait sebagai bentuk pengawasan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG perlu dilakukan secara serius, mengingat makanan tersebut dikonsumsi oleh anak-anak sekolah.
Sandari berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan MBG dapat meningkatkan standar kebersihan serta kualitas makanan yang diberikan kepada siswa. (Kjp)


