SuaraParlemen.id, Banda Aceh – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Aceh menerima kunjungan sekaligus diskusi ilmiah dari mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) di Kantor DPW PKS Aceh, Banda Aceh.

​Pertemuan tersebut difokuskan pada pendalaman topik mengenai “Politik Lokal dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Aceh” untuk kepentingan penelitian serta pengembangan keilmuan akademis para mahasiswa.

​Perwakilan DPW PKS Aceh, Kasibun Daulay, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap antusiasme kritis yang ditunjukkan oleh para mahasiswa yang saat ini masih duduk di semester empat tersebut. Menurutnya, mereka memiliki talenta politik yang besar dan pandangan yang objektif.

​”Adik-adik mahasiswa ini memiliki pertanyaan-pertanyaan yang cukup tajam terkait realitas politik lokal di Aceh. Beberapa isu krusial yang didiskusikan antara lain peluang rangkap keanggotaan partai di Aceh—yaitu menjadi anggota partai nasional sekaligus anggota partai lokal—persoalan money politics (politik uang), hingga persentase pemilih yang masih setia dengan politik gagasan di Aceh,” ujar Kasibun kepada suaraparlemen.id.

​Kasibun juga menyampaikan rasa terima kasih atas ruang diskusi sehat yang tercipta bersama civitas akademika tersebut. Ia menilai idealisme yang dimiliki mahasiswa saat ini sangat penting sebagai modal dasar estafet kepemimpinan bangsa.

​”Tentu kami sangat berterima kasih dapat berdiskusi dengan adik-adik mahasiswa yang masih memiliki pandangan politik yang lurus. Mahasiswa merupakan penerus cita-cita reformasi menuju Indonesia Emas tahun 2045,” tambahnya.

​Melalui pertemuan ini, pihak parpol berharap sinergi antara dunia politik praktis dan dunia akademis dapat terus berjalan beriringan demi melahirkan kebijakan yang lebih baik di masa depan.

​”Semoga silaturahmi dan diskusi hari ini membawa dampak yang baik bagi kami di partai politik, sekaligus mampu menambah referensi berharga bagi rekan-rekan di civitas akademika,” tutup Kasibun. (Kjp)

Baca juga :  Banjir Terjang Lahan Pertanian di Lampung Selatan, Ribuan Hektare Tanaman Padi dan Jagung Terendam