SUARAPARLEMEN.ID – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 menjadi ajang refleksi sekaligus penegasan arah pembangunan Kota Jambi ke depan.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Jambi yang digelar di Gedung Swarna Bumi DPRD Kota Jambi, Selasa (2/6/2026).

Rapat paripurna tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Transmigrasi, Gubernur Jambi, pimpinan DPRD Provinsi Jambi, hingga tamu kehormatan dari Malaysia.

Mengusung tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan”, peringatan tahun ini menjadi simbol optimisme masyarakat Kota Jambi dalam menyongsong masa depan yang lebih maju.

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, dalam pidatonya menegaskan bahwa sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif telah menghasilkan berbagai capaian penting, termasuk lahirnya delapan Peraturan Daerah sepanjang tahun 2025.

Dalam pidato kenegaraannya, Wali Kota Maulana memaparkan berbagai capaian pembangunan selama 462 hari kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

Menurut Maulana, sepanjang tahun 2025 Kota Jambi berhasil memperoleh dukungan pembiayaan pembangunan sebesar Rp1,96 triliun serta realisasi investasi mencapai Rp1,32 triliun.

“Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan berbagai pihak terhadap Kota Jambi sebagai daerah yang memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Maulana.

Tak hanya investasi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi juga mencatatkan pertumbuhan signifikan.

Realisasi PAD tahun 2025 mencapai Rp615,08 miliar atau meningkat 35,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp455,25 miliar.

Baca juga :  Festival Harmoni Bahagia 2025, Bukti Komitmen Wali Kota Maulana Hidupkan Ruang Publik

Peningkatan tersebut turut mendorong naiknya APBD Kota Jambi dari Rp1,765 triliun menjadi Rp2,013 triliun atau tumbuh 14,06 persen.

“Ini menunjukkan semakin kuatnya kemandirian fiskal daerah dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Maulana.

Di bidang ekonomi dan kesejahteraan, sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif.

Indeks Gini berhasil ditekan dari 0,395 menjadi 0,339. Angka kemiskinan turun dari 7,73 persen menjadi 7,69 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka berkurang dari 7,38 persen menjadi 7,08 persen.

Sementara itu, inflasi Kota Jambi tetap terkendali di angka 1,73 persen pada April 2026, menjadikan Kota Jambi masuk dalam 10 kota dengan inflasi terendah di Indonesia.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi juga meningkat menjadi 82,32 dan masuk kategori sangat tinggi.

Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Jambi akan memperluas cakupan Program Kartu Bahagia melalui penambahan 8.660 peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Peserta tersebut terdiri dari pekerja rentan, petugas keagamaan, sekretaris RT, petugas Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM), hingga petugas rumah ibadah.

Dengan penambahan tersebut, total penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan mencapai 15.740 orang.

Di sektor pendidikan, Pemkot Jambi telah menyiapkan beasiswa bagi 2.013 siswa kurang mampu tingkat SD dan SMP.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan revitalisasi satuan pendidikan, pembangunan dua sekolah baru, serta mengusulkan revitalisasi terhadap 150 satuan pendidikan lainnya.

Persoalan sampah yang selama ini menjadi perhatian publik juga terus ditangani melalui Program Kampung Bahagia berbasis OPBM.

Hingga saat ini telah terbentuk 70 OPBM swadaya yang melayani sekitar 200 RT dan berhasil menutup 94 titik TPS maupun TPS liar.

Pemkot Jambi menargetkan seluruh TPS liar dapat dituntaskan dalam tahun ini melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang terintegrasi.

Baca juga :  Maulana Dorong Tirta Mayang Manfaatkan Peluang Pembangunan Perumahan untuk Perluas Layanan Air Bersih

Untuk memperkuat keamanan lingkungan, Pemkot Jambi juga akan memasang lebih dari 1.100 kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi langsung dengan Jambi City Operation Center (JCOC) selama 24 jam.

Program tersebut menjadi bagian dari implementasi visi Kota Jambi Bahagia yang menitikberatkan pada aspek Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera.

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa seluruh capaian pembangunan yang diraih saat ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, DPRD, dunia usaha hingga masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, DPRD dan seluruh masyarakat Kota Jambi, kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Mari terus menjaga semangat gotong royong, toleransi dan kebersamaan untuk membangun Kota Jambi yang semakin maju dan membahagiakan,” ucap Maulana.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan bahwa Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi harus menjadi etalase kemajuan daerah.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus mendukung berbagai program strategis Pemerintah Kota Jambi, termasuk penanganan banjir melalui pembangunan kolam retensi yang saat ini sedang berjalan.