SuaraParlemen.id, Taka Bonerate – Semangat pelestarian lingkungan menyelimuti kawasan Taman Nasional (TN) Taka Bonerate. Memperingati Hari Lahan Basah Sedunia, ratusan bibit Cemara Laut ditanam secara massal di sepanjang pesisir pantai sebagai langkah konkret menjaga ekosistem dari ancaman abrasi, (3/2).

Aksi Kolektif Lintas Generasi

Kegiatan penghijauan ini menjadi unik karena melibatkan kolaborasi apik antara pengelola taman nasional, masyarakat lokal, hingga siswa sekolah dasar (SD). Di bawah terik matahari, puluhan warga bahu-membahu menggali lubang dan menanam bibit sebagai investasi pelindung alami pantai.

“Ini bukan sekadar menanam pohon. Ini adalah investasi untuk masa depan anak-anak kami,” ujar Asmadi, salah seorang guru yang mendampingi siswanya di lokasi. Menurutnya, aksi ini sejalan dengan kearifan lokal masyarakat Taka Bonerate yang sejak lama hidup selaras dengan alam.

Menanam Kesadaran Sejak Dini

Keterlibatan siswa sekolah dasar memberikan warna tersendiri dalam aksi konservasi ini. Sambil menanam, para siswa belajar langsung mengenai fungsi vital pohon Cemara Laut sebagai benteng alami lahan basah. Edukasi lapangan ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa cinta alam pada generasi penerus sejak usia dini.

Pihak pengelola TN Taka Bonerate menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat dan pemuda adalah kunci utama keberlanjutan lingkungan. Lahan basah yang sehat dinilai tidak hanya mendukung keanekaragaman hayati, tetapi juga menjadi tulang punggung sumber kehidupan warga sekitar.

Benteng Pesisir

Penghijauan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan kawasan pesisir terhadap perubahan iklim. Aksi ini menjadi pengingat bagi publik bahwa tanggung jawab menjaga alam adalah milik bersama. Setiap bibit yang tumbuh hari ini, diharapkan menjadi warisan hijau bagi masa depan Taka Bonerate yang tetap lestari. (Amel)

Baca juga :  Polisi Selidiki Kejiwaan Sopir Pajero yang Tabrak Lari 6 Pemotor hingga Terobos Mapolda Jambi