SuaraParlemen.id, Jakarta – Kabar gembira bagi dunia pendidikan nasional. Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan akan kembali membuka seleksi bagi calon siswa Sekolah Rakyat tahun ini. Tak main-main, kuota sebanyak 30.000 siswa telah disiapkan untuk mengisi program tersebut.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyatakan bahwa saat ini pemerintah sedang mematangkan persiapan proses seleksi.

“Kita lagi persiapan untuk seleksi tahun ini. Memang ada alokasi 30.000 siswa,” ujar Gus Ipul saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Target Rampung Pembangunan Gedung Permanen

Gus Ipul menjelaskan, realisasi penampungan 30.000 siswa tersebut sangat bergantung pada selesainya pembangunan gedung permanen. Oleh karena itu, Kemensos terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar proyek infrastruktur ini tuntas tepat waktu.

Rencananya, setiap gedung permanen akan dirancang untuk menampung sekitar 300 siswa dengan rincian:

  •  100 Siswa SD
  •  100 Siswa SMP
  •  100 Siswa SMA

“Kalau semua gedung permanennya selesai, Insya Allah 30.000 itu bisa ditampung. Kami koordinasi terus dengan Kementerian PU agar pembangunan tepat waktu,” tambah Mensos.

Fokus pada Masyarakat Desil 1 dan Desil 2

Selain masalah infrastruktur, pemerintah juga tengah menyiapkan guru, tenaga kependidikan, serta tim penyeleksi siswa. Gus Ipul menegaskan bahwa seleksi ini harus tepat sasaran dengan menggandeng berbagai pihak terkait di daerah.

Ia menginstruksikan petugas di lapangan untuk konsisten bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), serta Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.

“Kami ingin petugas menyasar mereka yang berada di Desil 1 dan Desil 2 (masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah). Tujuannya agar kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” pungkasnya. (Amel)

Baca juga :  IHSG Anjlok Akibat Badai MSCI, Dirut BEI Iman Rachman Resmi Mengundurkan Diri