SuaraParlemen.id, Kulon Progo – Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui implementasi teknologi Smart-Agri tepat guna. Langkah ini ditandai dengan panen raya melon di greenhouse FASTAN (Fasilitas Smart-Agri Tepat Guna Skala Petani), Kalurahan Bugel, Jumat (30/1/2026).

Program FASTAN hadir sebagai jawaban atas tantangan variabilitas iklim yang sering mengganggu produktivitas petani. Dengan mengandalkan teknologi digital dan Internet of Things (IoT), sistem ini mampu menghasilkan produksi melon dengan kualitas stabil dan tingkat kemanisan yang konsisten di angka 13,5 brix.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan Budi Nugroho, Ph.D., menegaskan pentingnya hilirisasi riset agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Program ini menjadi bukti bahwa riset kampus tidak berhenti di laboratorium, tetapi hadir di lapangan dan dirasakan manfaatnya oleh petani melalui cara bertani yang lebih presisi,” ujar Arief dalam sambutannya di Field Research Center (FRC) UGM Wates.

Ketua Tim Peneliti FASTAN, Dr. Eng. Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno, menambahkan bahwa sistem ini mengintegrasikan otomasi nutrisi dan pemantauan lingkungan berbasis data. Hal ini memudahkan petani untuk mengadopsi teknologi canggih tanpa prosedur yang rumit.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, memberikan apresiasi tinggi dan berharap FASTAN menjadi model pertanian masa depan di daerahnya. “Inovasi ini harus menjawab kebutuhan riil dan meningkatkan kesejahteraan petani kita,” tuturnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Bapperida menargetkan pengembangan hingga 70 unit greenhouse serupa di berbagai wilayah strategis. Tak hanya sebagai tempat produksi, kawasan FASTAN juga diproyeksikan menjadi pusat pelatihan pertanian cerdas serta destinasi wisata edukasi guna memperluas nilai ekonomi bagi komunitas sekitar. (Amel)

Baca juga :  Terobosan Doktor Bioteknologi UNEJ: Ungkap Infeksi "Triple Virus" Tebu demi Ketahanan Gula Nasional