SuaraParlemen.id, Muaro Jambi – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jambi resmi menghentikan sementara seluruh aktivitas di SPPG Sekernan, Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, mulai Jumat (30/1/2026). Langkah tegas ini diambil menyusul insiden keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dan tenaga pengajar setelah mengonsumsi makanan yang disediakan pihak sekolah.

Tercatat sebanyak 96 korban, yang terdiri dari siswa tingkat kelompok bermain hingga SMA/SMK serta sejumlah tenaga pengajar, harus mendapatkan penanganan medis akibat kejadian tersebut.

Sekretaris Satgas MBG Provinsi Jambi, Johansyah, menyatakan bahwa penghentian operasional dapur ini bertujuan untuk memperlancar proses investigasi yang sedang berlangsung.

“Operasional dapur dihentikan sementara waktu untuk kelancaran investigasi. Kami akan mengevaluasi kembali setelah hasil pemeriksaan sampel keluar dan kondisi dinyatakan benar-benar aman,” ungkap Johansyah.

Saat ini, sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan telah diserahkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muaro Jambi untuk diuji di laboratorium. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh tim kompeten untuk memastikan penyebab pasti peristiwa luar biasa ini.

Sementara itu, pihak tenaga medis fokus pada perawatan intensif bagi para korban. “Tugas kami adalah memberikan pertolongan pertama dan merawat mereka, sedangkan penyebab pastinya akan ditindaklanjuti oleh tim teknis yang berwenang,” tambah salah satu tim medis di lapangan. (Amel)

Baca juga :  Komisi XII DPR RI dan DPRD Kota Jambi Bahas Penambahan Kuota Jargas 2025