SuaraParlemen.id, Jambi – PT Hutama Karya (Persero) terus memacu pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II untuk memperkuat konektivitas antarprovinsi di Sumatera. Fokus utama saat ini adalah penyelesaian Ruas Tol Betung–Tempino–Jambi sepanjang 170,70 km serta persiapan pembangunan Ruas Tol Jambi–Rengat.
Proyek strategis nasional ini diharapkan menjadi urat nadi baru yang memperlancar mobilitas orang dan barang, sekaligus menghidupkan pusat-pusat ekonomi di wilayah Jambi, Sumatera Selatan, hingga Riau.
Progres Konstruksi dan Lahan
Saat ini, beberapa segmen telah beroperasi, yakni Bayung Lencir–Tempino (34,10 km) dan Tempino–Ness (18,49 km). Keduanya masih melayani pengguna jalan tanpa tarif. Sementara itu, pengerjaan konstruksi sepanjang 118,14 km terus dikebut dengan rincian sebagai berikut:
- Seksi 1A : Betung – Tungkal Jaya : 57,64%, Kuartal I 2027
- Seksi 1B : Betung – Tungkal Jaya : 13,39%, Kuartal I 2027
- Seksi 2A : Tungkal Jaya – Bayung Lencir : 22,03%, Kuartal IV 2027
- Seksi 2B : Tungkal Jaya – Bayung Lencir : 22,37%, Kuartal IV 2027
“Kami mendorong pembangunan koridor ini agar arus logistik lebih efisien dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat serta pelaku usaha,” ujar Mardiansyah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Jumat (30/1/2026).
Dukungan Penuh Komisi V DPR RI
Dalam kunjungan kerja ke Gerbang Tol (GT) Pijoan pada Kamis (29/1), Anggota Komisi V DPR RI, A. Bakrie, memberikan apresiasi atas kecepatan pembebasan lahan di Jambi yang bahkan meraih rekor MURI. Ia menegaskan dukungan penuh legislatif agar proyek ini berlanjut hingga ke Rengat.
“Kami siap membantu agar Tol Jambi-Rengat segera terealisasi. Kami berharap prosesnya lancar tanpa halangan agar koneksi hingga ke Riau segera terhubung,” tutur Bakrie.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Selain infrastruktur jalan, Hutama Karya berkomitmen memberikan dampak sosial melalui:
- Pemberdayaan UMKM: Penyediaan ruang bagi pedagang lokal di rest area.
- Fasilitas Penyeberangan: Pembangunan overpass dan underpass agar mobilitas warga sekitar tidak terganggu.
- Akses Wisata: Mempermudah akses menuju destinasi sejarah seperti Candi Muaro Jambi dan kawasan konservasi Taman Nasional.
Sebagai langkah lanjutan, Hutama Karya tengah menyiapkan rencana pembangunan Ruas Tol Jambi–Rengat sepanjang 198,13 km. Jalur ini dinilai vital untuk menekan biaya logistik dan mendukung kawasan industri sawit serta perikanan di wilayah Sumatera. (Amel)


